Pages

Minggu, 01 Agustus 2010

Kidung wanita bercadar

Senyum simpul dibalik cadar hitam itu
Bisa kunikmati dari bahasa matanya yang bersinar
Meski tak kudengar bisik suara
Tapi kupastikan itulah bahasa hatinya
Aku biarkan saja
Aku diamkan saja
Meski pada kilat cahaya matanya yang lain
Kutemukan setitik mendung tertahan

(aku tahu perempuan itu jujur, tapi aku tak bisa dibohongi!)

Pada suatu pagi,
Saat matahari menyembul tipis dengan senyum manis
Lamat sekali kudengar sebuah nyanyian
Melucuti sel saraf menjadi tegang
Hingga aku sadar bahwa kilatan mata yang lain itu
Adalah kidung ketakutan,
Kekhawatiran atas penindasan terhadap kaum perempuan
Palduding-Pamekasan, 2008

Tidak ada komentar:

Posting Komentar